Ayam Goreng Paling Enak di Dunia

Siang itu cuaca cukup terik, kami berlima berangkat dan menyelesaikan beberapa tugas kantor. Beberapa di antara kami adalah teman-teman dari negeri sahabat, Malaysia.

Kerjasama ini telah berjalan sejak pertengahan 2009. Beberapa putra negeri Indonesia tercinta menjalin kerjasama di bidang Teknologi Geomatika atau layanan "Juru Ukur" dalam bahasa Malaysia.

Tak terasa, dengan perjalanan tuk menyelesaikan misi yang begitu melelahkan, kami mampir sejenak di sebuah masjid untuk melaksanakan sholat dhuhur berjamaah, Selepas itu, cari makan siang.

Tujuan kami adalah salah satu penyedia jasa layanan kuliner Ayam Goreng "TOJOYO" Yogyakarta. Memang, awalnya kami memiliki beberapa pilihan guna menjamu beberapa sahabat dari negeri tetangga ini, di antaranya yang masuk dalam list kami adalah, pertama, ayam goreng Suharti, yang juga terkenal dengan masakan khas gudegnya di jalan Solo, Yogyakarta. kedua, ayam kampung goreng (AKAM) dari "Waroeng Group" di barat terminal condong catur, ketiga, ayam goreng pak Slamet di jalan Gejayan yang juga terkenal dengan sajian bebek gorengnya. dan pilihan yang lain adalah ayam goreng franchise dengan berbagai mereknya yang tersebar di berbagai penjuru kota budaya dan pendidikan, Yogyakarta.

wah ... jadi promosi neh. hehehe. (jangan lupa di catat ya referensi dari Blog sambalpetis tadi, siapa tahu pas ke Jogja bisa mampir ...., ntar bilang "direkomendais oleh Blog sambalpetis", xixixixi )

dus, kami pun pesan ayam goreng dengan lalapan dan beberapa minuman sekelas es jeruk, jus sirsak dan es teh (standar banget ya ...:)

Beberapa saat kemudian, muncullah komentar yang menghentakkan jagat bumi per"ayam goreng"an, "ini adalah ayam goreng paling enak di dunia", ujar salah seorang sahabat kami dari negeri seberang. Dalam hati ini pun menjawab "ini belum dibawa ke gerai ayam goreng yang lain lhooo , bisa-bisa serasa seperti di syurga Dunia per-ayam goreng-an" hehehe.

Kami pun terhenyak, kemudian muncul beberapa pertanyaan dan jawaban tentang ayam goreng ini. Dan pada akhirnya menuai sebuah kesimpulan bahwa di luar sana, tidak semua ayam goreng diberi bumbu sebagaimana kita temukan di negara penuh rempah-rempah, Indonesia. Jadi jangan heran jika kita membeli ayam goreng di luar negeri dengan rasa gurih tapi hambar tanpa sedikitpun asin, manis atau sedapnya bumbu yang melekat. Mungkin suatu saat, aku akan merasakan. hiks :(

Satu hal lagi, sebagai seorang blogger aku pun merasa begitu bersyukur dan bangga dengan hasil karya budaya "Ayam Goreng" Indonesia. Dengan cita rasa lezat yang begitu beragam, serasa tersadar kembali bahwa Yang Maha Kuasa telah memberi anugerah yang luar biasa, rasa ayam goreng yang benar-benar memanjakan lidah.

Besok beli lagi aaaahhhh ...... :p

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
2 Juli 2013 23.52 delete

hayuuukkk.. besok beli lagi nyang banyaakkk..
nice post ^^b

Reply
avatar
3 Juli 2013 10.40 delete

MAriiii ..., milih ayam goreng yang mana ya?

Reply
avatar